Warga Kediri Timbun Minyak Tanah

Dua orang penjual minyak tanah ilegal, diamankan kepolisian resor kota kediri, bersama barang bukti berupa 3.600 liter minyak tanah yang berada dalam 18 drum yang diangkut dalam truk. Diduga minyak tanah tersebut didapat dari penimbunan.

kedua orang penjual tersebut adalah nursalim dan zaini, keduanya warga desa luhlawang, kecamatan ngoro, kabupaten mojokerto. Pengakuan keduanya, barang tersebut didapat dari sejumlah penadah di wilayah mojoagung jombang, barang-barang itu rencananya akan di jual ke sejumlah pengecer di kediri.

Kedua pelaku ditangkap satreskrim polresta kediri dalam operasi dian semeru 2005, saat hendak menjual minyak tanahnya kepada pengecer di gang sentono, kelurahan ngadirejo, kota kediri , mereka menjual dengan harga berkisar antara 980 rupiah hingga 1.200 rupiah per liter. Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti berupa minyak tanah dan truk diamankan di berita kediri untuk menjalani pemeriksaaan.

Kasat reskrim akp slamet riadi menjelaskan keduanya dapat dikenai hukuman pidana, karena akibat perbuatannya itu, bisa menimbulkan terjadinya kelangkaan minyak, karena masing-masing wilayah telah ditetapkan kebutuhan oleh pertamina.

Pelaku dapat dijerat pasal 55 undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang migas dengan ancaman denda sebesar rp 6 miliar atau ancaman 6 tahun hukuman penjara.

Enam siswa dan 2 guru, t-k kusuma mulya desa putih kecamatan gampengrejo kabupaten kediri, jawa timur, mengalami luka-luka tertimpa atap bangunan kelas.

dari 8 korban luka-luka, setelah menjalani perawatan di rumah sakit muhamadiyah mojoroto kota kediri, tinggal 2 orang yang masih harus menjalani rawat inap, sedangkan enam lainya sudah diperbolehkan pulang.

Korban yang masih dirawat adalah siswa, dewi purnama sari yang mengalami luka pada bagian kepala dan kepala sekolah hj dewi robiatul adawiyah, sedangkan enam siswa dan satu guru yang di masing masing naufah febry m febri santoso aditiyawan, m faizal andi, agus abdul azis, dan guru dewi saroh.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *