Kaos bertuliskan kata yang tidak senonoh, dengan gambar dikasih Tam menjadi petaka bagi sekelompok remaja Pontianak

Sebuah Postingan foto menunjukkan setidaknya empat remaja memakai kaos hitam dengan gambar yang tidak senonoh, sempat menggemparkan dunia maya seperti grup Facebook Pontianak.

Mereka yang sedang berjalan kaki di area car free day jalan Ahmad Yani Pontianak.

Sebagai berikut rangkumannya:

Salah satu seorang anak yang memakai kaos bergambar pornografi tersebut mengaku tidak tahu-menahu arti baju dan tulisan.
Akan tetapi, menurutnya Semua orang pasti mengetahui.

Mengatakan dia mendapat tas tersebut dengan menyablon nya kan tapi dia tidak tahu arti kata tersebut. Dia mengatakan bahwa dia membuat kas tersebut hanya karena hal ingin beda dari yang lainnya.

Mengambil gambar tersebut, awalnya asli gambar orang namun dibentuk seperti animasi, sebab orang tidak ada Jadi dia pun membuatnya.

” jika gambar yang tahu, akan tetapi maksudnya tidak tahulah, harganya Rp60.000 kaos, kita tidak langsung membuatnya.” ujarnya. Kunjungi clambykaospolos.

Dia mengungkapkan, memakai langsung dari rumahnya, tidak memakai jaket.

Ia pun menyesal dan malu tentang kejadian dan perbuatannya itu.

Dia mengatakan, saat viral, temannya ada koyakan bajunya di rumah, sebab dia takut. Teman, kata dia adalah kenal biasa, sebab juga saudara teman dan adiknya.

Tetapi ketika ditanya tentang nama grup, ia pun mengelak.

” itu bukanlah group, namun Jika dilihat ramai disebut Group. Akan tetapi kita bukan Group, dan tidak ada group, perkumpulan itu juga di rumah saya,” imbuhnya.

Orang tua mereka juga meminta maaf

Satu diantara orang tua dalam kelompok tersebut yang viral di Facebook, gusti Muhammad Iqbal meminta maaf kepada seluruh warga akibat perbuatan anaknya yang membuat heboh Jagat Maya Pontianak.

Ia mengatakan, berdasarkan pengakuan anaknya juga tidak mengetahuinya, jadi pas mengerti ketika ada yang mengancam melaporkan ke polisi, sebab ketakutan maka dia mengklarifikasi.

” sebagai orang tua saya mau minta maaf atas kejadian yang sudah tidak mengenakan warga Kalimantan Barat khususnya dan Indonesia umumnya. Dan hal tersebut akan saya Bina terus serta berhak memperhatikan anak saya. Saya rasa cukuplah pembelajaran bagi dia dan Terpukul berat anak-anak,” ujarnya. (Baca juga: jual kaos polos murah bandung)